KEMENAG Pultab Bantah Isu Pengangkatan PNS

Kamis, 29 Maret 2018 / 14.01

Kepala Kantor Kemenag Kab.Pulau Taliabu

BOBONG, SP- Informasi pengangkatan  tenaga honorer untuk menjadi pegawai negeri sipil (PNS) dalam lingkungan kantor kementerian agama kabupaten Pulau Taliabu yang beredar luas di masyarakat akhirnya dibantah.Pasalnya, sampai saat ini tidak ada  surat edaran dari kementerian terkait pengangkatan pegawai tersebut.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pulau Taliabu, Drs. Sengka La Dadu, S.Pdi. M.Pdi,membenarkan adanya informasi yang saat ini beredar di masyarakat terkait pengangkatan tenaga honorer dalam lingungan kementerian agama menjadi pegawai negeri sipil.
”Iya benar informasi itu saya sudah dengar,” katanya kepada Samata Post, ketika dikonfirmasi ,rabu (28/03/2018) kemarin.

Sengka menjelaskan, surat edaran sekertaris jenderal kementerian agama republic Indonesia nomor : P-02129/SJ/B.II.2/KP.00.1/1/2018  yang diterima oleh kantor kementerian agama kabupaten pulau taliabu terkait permintaan data pegawai non PNS dalam lingkungan kementerian agama.
”Bukan surat untuk mendata tenaga honorer kemudian akan diangkat menjadi PNS,”jelanya.
Bahkan, lanjut Sengka, terkait dengan isi surat tersebut tidak ada satu kalimat yang mengatakan honorer  diangkat menjadi PNS, sehingga ketika ada pertanyaan  berkaitan dengan pengangkatan PNS dari kementrian agama pihaknya hanya dapat menjawab tidak ada pengangkatan.
” Saya hanya bisa menjawab tidak ada pengangkatan PNS, yang ada hanya kita membuat laporan untuk data tenaga honorer  pada kementrian agama termasuk tenaga honorer di sekolah, Kantor Urusan Agama dan lain-lain,”lanjutnya.

Dia ( Sengka, red) berharap, seluruh masyarakat yang sering mendapat informasi seperti yang terjadi saat ini diminta untuk segera berkordinasi dengan pihak kementerian agama kabupaten pulau taliabu agar tidak terjadi hal-hal yang merugikan masyarakat.
”Saya berharap masyarakat kabupaten pulau taliabu selalu berkordinasi dengan pihak terkait agar semua informasi yang yang beredar dapat diketahui unsure kebenarannya,” harapnya.(tam/red)

Komentar Anda

Terkini