AHM-RIVAI Minta Warga Stop Sebarkan Fitnah

Senin, 16 April 2018 / 01.54
Suasana Kampanye AHM-RIVAI  di salah satu
TABONA, SP- Kampanye Paslon nomor urut 1 AHM-RIVAI di kecamatan Tabona, Kabupaten pulau Taliabu dihadiri ribuan orang terdiri 7 (tujuh) desa yakni , Tabona , habunuha, Wolio, Pelengpadodong, fayaunana,Kataga,dan Kabuno .Kegiatan kampanye tersebut dipusatkan di desa Tabona tepatnya pada lapangan bola kaki. Jumaat (13 /04/2018) .

Calon Gubernur Malut, Rivai Umar dalam penyampaian orasi politik meminta panitia pengawasan pemilu dan kepolisian agar melaksanakan tugas sesuai dengan peraturan yang berlaku serta penerapannya secara adil ,sehingga tidak terkesan memihak kepada salah satu paslon .”Panwas dan Kepolisian kami minta agar awasi betul-betul kejahatan Pemilihan Umum, sebagai contoh di Kab. Halmahera Selatan khususnya dan di Maluku Utara umumnya sering terjadi kecurangan dalam Pemilu,” pintanya.

Rivai menuturkan ,saat ini masyarakat di provinsi Malut menangis karena banyak anak-anak negeri belum mendapatkan pekerjaan ketika selesai mengecap perguruan tinggi , sehingga Paslon nomor urut 1 menjanjikan jika terpilih .Maka, pihaknya akan memprioritaskan program puluhan ribu sarjana menjadi pegawai negeri sipil (PNS). “ Kita menemukan fakta di lapangan bahwa banyak Ibu dan Bapak menangis karena anaknya sudah sekolah tinggi di Universitas, Wisuda Sarjana tetapi hanya memajang foto wisudanya karena menganggur tidak mempunyai pekerjaan. Insya Allah ketika kami jadi Gubernur Malut sekitar 10.000 sarjana akan kami angkat menjadi PNS untuk mengurangi pengangguran di Prov. Malut,” janjinya.

Sementara itu , AHM dalam orasinya mempersilahkan masyarakat untuk menentukan pilihan sesuai kehendak hati nurani , serta harus mampu menghindari saling fitnah khususnya memfitnah AHM-RIVAI .”Silahkan masyarakat memilih Paslon lain baik itu Paslon Nomor Urut 2 BUR-Jadi, AGK-YA dan MK - MAJU, tetapi jangan memfitnah AHM-Rivai, AHM sudah banyak berbuat untuk Kab. Pulau Taliabu dan Alhamdulilah saya iklas untuk negeri ini. Banyak anak-anak di Kab. Pulau Taliabu yang sudah ditolong diangkat jadikan PNS di Kab. Pulau Taliabu dan Kab. Kepulauan Sula, namun mereka sekarang membenci terhadap AHM, biar Allah yang akan menghukumnya,”tuturnya.

AHM menyarankan agar masyarakat tidak lagi memilih paslon yang berjanji akan membangun infrastruktur jalan dan jembatan di kabupaten pulau .”Saya sampaikan kepada masyarakat jangan lagi pilih orang yang tidak dapat membangun Kab. Pulau Taliabu, jalan di Kab. Pulau Taliabu itu adalah bukti pemimpin yang kalian pilih tidak ada untuk memajukan diwilayah ini. Perlu saudara - saudara ketahui bahwa Pembangunan dibahas secara bersama Gubernur dan wakil Gubernur, DPRD dan Bupati sehingga dapat menyepakati satu persepsi dalam rencana pembangunan, kurang lebih 3 (tiga) Tahun Kab. Pulau Taliabu tidak mendapat kue pembangunan secara merata dari Provinsi Malut,” sarannya.(sp-01)
Komentar Anda

Terkini