Bangun Tempat Pemakaman, Kades Wayo Dinilai Salah Prosedur

Senin, 02 April 2018 / 16.31
Ilustrasi

BOBONG, SP- Pembangunan tempat pemakaman umum desa wayo, kecamatan taliabu barat  yang dilakukan oleh pemerintah desa sebelum pencairan dana desa (DD) dinilai menyalahi aturan sebab secara otomatis desa tersebut terpaksa berhutang kepada pihak lain hanya untuk memuluskan program yang diinginkan.  
Kepala Desa Wayo , Sofyan Hasan mengaku pembangunan tempat pemakaman umum harus dilakukan karena dinilai sangat dibutuhkan oleh masyarakat ,sebab jika terdapat warga yang meninggal sudah dapat melakukan pemakaman di lokasi yang telah disediakan oleh pemerintah desa."Area pemakaman harus cepat disediakan, karena waktu orang yang meninggal  tidak menunggu cairnya dana desa, area pemakaman tetap harus disiapkan,” katanya kepada Samata Post, senin (02/04/2018) di kantor desa wayo, pagi tadi.
Dalam proses pembangunan itu, lanjut Kades, pihaknya  menggunakan jasa pihak lain khususnya penggunaan alat berat  guna melakukan pekerjaan penggusuran dan penimbunan .”Kami gunakan alat berat untuk pengerjaan penimbunan untuk sementara belum terbayar namun hal itu sudah disepakati, pembayaranya nanti dilakukan saat Dana Desa Cair,” tuturnya.
Kades menambahkan, proses pekerjaan itu ,diperkirakan menelan agaran sekitar 200 juta lebih,sebab jika mengancu pada implentasi penggunaan dana desa.dimana,desa dituntut agar dapat mandiri ."Dana Desa itu tujuanya juga mengharuskan agar desa bisa mandiri,dan saya rencanakan agar kementerian desa yang meresmikan bangunan tersbut," tambahnya.
Ditempat terpisah, Amin Raden menilai kebijakan yang dilakukan oleh Kepala Desa Wayo menyalahi prosedur penggunaan dana desa,sebab sebelum dana desa dilakukan pencairan pembengunan sudah dikerjakan , otomatis desa tersebut harus melakukan pinjaman dana atau berhutang ke pihak lain dan bukan kepada masyarakat desa setempat.”Kebijakan yang diambil oleh kades wayo dinilai terlau terburu-buru atau salah prosedur  dikarenakan sebelum Dana Desa tahap pertama tahun 2018 dicairkan, pengerjaan sudah dilaksanakan  yaitu penimbunan lokasi untuk area pengakaman di Desa Wayo,inikan secara lansung desa harus berhutang sana sini,” ujar koordinator P3MD Kabupaten Pulau Taliabu ini.( and/red)
Komentar Anda

Terkini